Shopious.com, Belanja Mudah Instagram

direktori belanja di Indonesia

“Mbak, mbak. Aku tuh pengen banget bisa Instagram-an” Seru tetanggaku kemaren sore saat saya dan istri duduk-duduk santai di depan rumah. Tempat kami memang sering sekali menjadi jujugan saat ia mengasuh dan menyuapi anaknya. Kali itu pun ia datang bersama anaknya dengan satu mangkuk kecil di tangan kirinya.

“Kenapa pengin bisa Instagram?” seruku ingin tahu. Matanya kini berlari menatapku. Dengan logatnya yang khas, ia berkata “Kata temenku, di Instagram tuh banyak banget barang bagus. Tinggal cari hestek yang tersebar, trus muncul deh.” Katanya pelan sambil sesekali melirik ke mulut anaknya yang masih mengunyah.

“Bikin Instagram itu susah ngga sih, Mas? Kayak fesbuk itu apa?” Tanyanya polos. Memang, ia cenderung kurang dekat dengan sosial media. Sehingga membutuhkan semacam petunjuk penggunaan kalau di kemasan produk. Dia akan banyak bertanya untuk meluapkan rasa ingin tahunya.

Sebelum ia bertanya lebih jauh tentang Instagram, saya langsung memotong saat ia akan bertanya lagi. “Njenengan pengin bisa Instagram cuma karena pengin belanja-belanja tho?”. Ia mengangguk. Tangannya tampak sedang menyiapkan suapan berikutnya.

“Kalau memang hanya untuk belanja di Instagram, ngga perlu repot-repot mendaftar di sana.” Jelas saya kemudian. Dahinya mengkerut setelah mendengan penjelasan singkat itu. Saya mengerti, setelah ini pasti ada pertanyaan lagi. Dan benar saja, sebelum kerutan itu hilang, pertanyaannya sudah muncul.

“Lha kan dagangannya di Instagram. Bagaimana bisa, engga perlu daftar di Instagram?”. Nah kan, ada pertanyaan lagi. Tapi sudah saya duga pasti pertanyaan itu yang ia sampaikan. “Karena dagangan yang ada di Instagram tadi tertampil di sebuah situs di internet, mbak” jelas saya.

“Namanya Shopious dot com. Situs itu mempertemukan pedagang di Instagram dengan pembeli yang tidak memiliki akun di sosial media tersebut. Enaknya lagi, tidak diperlukan hestek-hestek yang bertebaran. Kan kadang hesteknya ngaco dan ngga jelas banget.”

“oooo, gitu” sahutnya sambil menganggukkan kepalanya. Ia menyalakan smartphone miliknya dan tampak sedang mengaktifkan sebuah aplikasi. “apa tadi nama situsnya, mas?”

“Shopious.com, mbak.”

Jarinya mengetikkan link tersebut. Sambil menunggu browser itu meloading data, ia kembali bertanya. “Harganya gimana, mas. Jangan-jangan lebih mahal dari yang diposting di Instagram?”

“Harganya sama saja, Mbak. Apa yang diposting di Instagram, langsung muncul di shopius.”

“Terpercaya apa ngga itu, mas, penjualnya?”

“Insya Allah. Pastinya manajemen Shopious telah menyaring pedagang yang kredibel, terpercaya.”
Ia sudah nampak gusar. Laman yang ia harapkan tidak muncul-muncul juga. Saya teringat pada hari sebelumnya, ia pernah mengeluh akan lambatnya provider yang ia pilih.

“Oh. Ini mas situsnya!” serunya setelah halaman yang ia tunggu, muncul dan menampilkan baju-baju yang menarik.

“eh, mbak. Bagus-bagus lho mbak, bajunya.”

Istri saya pun mendekat. Mereka terlihat asik sendiri. Sesekali berteriak “iih, bagus sekali..!”. Saya tahu ketika istri sesekali melirik ke arah saya, namun saya pura-pura tidak melihatnya. Saya cukup tahu diri untuk tidak mengganggunya. Urusan Wanita.

Ini kisahku, bagaimana kisahmu
-=-

Sponsor tulisan : Shopious.com | Direktori Toko Online Fashion di Indonesia

About the author

Menyukai tantangan meski bukan penantang Ku suka petualangan meski bukan petualang Ku juga suka menulis meski bukan penulis Aku juga suka menyukai