Pengertian Safety Riding untuk si Lampu Sein Yang Tertukar

Safety Riding adalah

Safety Riding adalah cara berkendara yang aman dan nyaman untuk diri sendiri maupun untuk orang lain. Safety Riding meliputi dua hal, yaitu Safety Mind dan Riding Skill. Safety Mind adalah pola pikir yang membawa atau membuat seseorang agar tetap berada di zona aman saat berkendara. Sedangkan Riding Skill adalah kemampuan berkendara yang menjadi faktor pendukung aman tidaknya seseorang saat berkendara. Bagaimana dan apa saja sih Safety Mind dan Riding Skill itu? Monggo dilanjut bacanya.

perlengkapan safety riding adalah

sudah siap dengan perlengkapan safety riding

 

Pada tanggal 27 November 2016, saya turut serta dalam Safety Riding Education with Blogger yang diadakan oleh Yamana Riding Academy Jogja di Stadion Maguwoharjo, Sleman. Di sana para Blogger dan Vlogger diajarkan virus Safety agar nantinya menularkan kepada orang lain. Karena ternyata, seiring peningkatan penjualan sepeda motor di pasar Indonesia, angka kecelakaan pengguna sepeda motor pun semakin meningkat. Dan tahukah kamu apa saja penyebabnya?

Penyebab kecelakaan terbagi dari 3 hal. Bisa dari Human eror, bisa juga dari Kendaraannya, atau bisa dari kondisi lingkungannya. Kecelakaan yang diakibatkan dari faktor Kendaraan biasanya karena rem yang blong sehingga tidak berfungsi saat terjadi pengereman, lampu depan atau belakang yang rusak sehingga tidak terlihat oleh pengendara lain.

Sedangkan faktor Kondisi Lingkungan yang bisa menyebabkan kecelakaan adalah kabut, jalan berlubang, tikungan tajam, hujan, dan masih banyak lagi faktor lingkungan yang berpotensi membuat pengendara celaka. Namun dari faktor-faktor diatas, Human Eror adalah faktor kecelakaan yang paling sering terjadi.

Kenapa Manusia ( Human Eror ) menjadi faktor utama dari sebuah kecelakaan? Karena manusia mengambil porsi paling banyak disitu. Sebut saja, jika manusia merawat kendaraannya dengan baik dan benar, tentu tidak akan ada alasan rem blong saat terjadi kecelakaan. Jika manusia mau berjalan lebih pelan ketika jalanan licin atau memilih berteduh saat hujan atau menghentikan perjalanan ketika kabut menutup akses jalan, maka alam dan lingkungan tidak perlu disalahkan.

Tentu saja hal-hal diatas berkaitan erat dengan pola pikir dari manusianya, dari Mind-nya. Itulah kenapa kita mengenal Safety Mind. Memilih mengenakan helm meski jarak tempuh hanya beberapa meter saja. Pernah bukan kita mendengar alasan orang enggan mengenakan helm karena “hanya kesitu saja” atau “ah, cuma deket kok”. Ya, mengenakan helm adalah bagian dari safety mind. Safety Mind adalah bagian dari Safety Riding.

Mengenakan jaket, mengenakan pelindung lengan dan kaki, mengenakan sepatu, mengenakan kaos tangan, memilih berhenti saat lampu merah menyala, memutar gas pelan-pelan saat lampu hijau menyala, memilih berhenti apabila hendak menelepon atau membalas pesan, memilih fokus pada jalan di depan daripada menoleh kanan kiri, semua itu adalah bagian dari Safety Mind.

Seberapa sering kita melihat lampu sein nyala kiri tapi belok kanan? sebuah episode Lampu Sein Yang Tertukar. Kerap jugakah melihat lampu sein kanan tapi ngga belok-belok? Luruuuus aja. Lempeng. Bahkan yang lebih parah, hal tersebut ditambah dengan pengendara tersebut ngobrol dengan pengendara lain. Sang penguasa jalanan. Hal itu terjadi karena kurangnya safety mind dalam diri si pengendara.

Lihat, betapa pentingnya Safety Riding dalam berkendara kita. Berhenti sejenak menoleh kanan kiri saat kita keluar gang menuju jalan raya bisa jadi telah menyelamatkan banyak orang. Tidak perlu teriak-teriak untuk menjadi pahlawan kan jika ingin menyelamatkan orang lain. Cukup dengan safety mind saat safety riding.

Tentu safety mind tidak berdiri sendiri. Ia perlu didampingi dengan Riding Skill. Kemampuan mengendara yang mumpuni saat berkendara. Tahu cara belok yang aman, mengerti porsi pengereman pada rem depan dan belakang, tahu bagaimana menghadapi permukaan jalan yang berlubang adalah bagian dari Riding Skill.

Telat ngerem sedikit saja bisa memberi perubahan yang signifikan saat kita berkendara. Rasakanlah perbedaannya saat mengerem hanya dengan rem depan, rem belakang saja, serta kombinasi rem depan dan belakang. Dengan memahami hal itu, kita sudah lebih dekat kepada Riding Skill. Tentu saja kita harus berguru kepada yang lebih ahli untuk hal ini, cobalah menghubungi YRA Jogja atau Yamaha Riding Academy di kota kamu untuk pelatihan safety riding,

Singkatnya, pengertian safety riding adalah upaya mengamankan diri sendiri dan orang lain agar tetap aman dalam berkendara dengan menggunakan perlengkapan safety riding yang didukung dengan riding skill yang mumpuni. Ingat ya sob, Naik motor tuh ngga asal gas dipuntir, tapi otak juga mikir.

Mampir kesiniCara Membuat Akun Instagram Terlihat Profesional. Lebih Pro

@YRAjogja #safetyriding #safetyfirst #YRAjogja #safetymind #SREBloggerVlogger Kenapa jadi susah yak? :v

A video posted by Wawan Jogja (@wawanjogja) on

 

About the author

Menyukai tantangan meski bukan penantang Ku suka petualangan meski bukan petualang Ku juga suka menulis meski bukan penulis Aku juga suka menyukai