Sehari Bareng My Smartfren, Ubah Segalanya

Inilah My Smartfren.

Sehari bersama Smartfren, mengubah peta layanan internet di dalam kepala saya. Sederhana sekali penyebabnya. Tak lain tak bukan adalah cepatnya download dan upload yang diberikan. Padahal saat melakukan hal tersebut, saya berada di dalam sebuah bis yang berjalan menyusuri jalan protokol Jogja. Prosesi nonton Youtube saya lakukan dengan khusyuk tanpa ada penampakan bulat putih muter-muter menyebalkan yang sering kita sebut buffering. Ketika uplod gambar ke media sosial yang saya admin-i pun juga lancar jaya. Prosesnya sangat cepat. Sampai-sampai saya bertanya dalam hati, “ini tadi uplod atau mindahin file ke folder lain?” :v

Kenapa bisa secepat itu?

Karena saya menggunakan Smartfren 4G LTE. Jangan salah, meski Smartfren bukan yang pertama meluncurkan 4G, tapi mereka lebih baik dari pendahulunya itu.

Stop, stop.
4G itu apaan?

Baiklah. Ceritanya begini. Pada jaman dahulu kala, di sebuah kerajaan. Tersebutlah ada satu keluarga besar. Anak pertama yang bernama 1G terlahir dengan kemampuan menyampaikan suara saja. Tidak berapa lama, sang ratu mengandung anak kedua yang kemudian diberi nama 2G. Kemampuannya lebih baik. Dia bisa menyampaikan suara, tulisan dan gambar. Ngga mau kalah, selir kerajaan pun melahirkan. Ia memberi nama anaknya 3G. Kemampuannya lebih baik dari kakak-kakaknya. Selain suara, tulisan dan gambar. Dia juga bisa menyampaikan kabar dari seantero negeri. Wah, bangga dong selir kerajaan. Anaknya unggul dari putra makhota.

Tapi ndilalah, sang ratu melahirkan lagi. Diberi namalah anaknya 4G. Kemampuannya mirip dengan kakaknya yang bernama 3G. Tapi dia lebih cepat, lebih gesit, lebih wus wus wus. Ketika kakaknya si 3G mikir-mikir dulu, si 4G langsung eksekusi. Bahkan ketika keduanya lomba lari, 3G selalu berhenti buat ambil minum, eh si 4G lempeng aja langsung garis finish.

Kurang lebih seperti itu si 4G ini. Nah ceritanya nih, saya maksa si 4G ini buat ngumpet di hape Andromax Smartfren saya. Kemudian saya naik bis dari hotel Grand Hyatt ke selatan sampai mentok stasiun Tugu. Kemudian belok kiri  ngikutin jalan ke kanan melewati Parkir Abu Bakar Ali kemudian menuju jalan Mataram. Ke selatan lurus sampai Gondomanan. Belok kanan menuju titik nol kilometer Jogja. Bablas sampe ke Parkir Ngabean, tapi ngga parkir. Belok kiri sampe ke Pojok Beteng Kulon. Sampe di Pojok Beteng Kulon belok kiri lagi sampe ke Pojok Beteng Wetan. Sampe situ saya pulang. eh, ngga ding becanda. Perjalanan masih panjang. Dari pojok beteng wetan, bis masih berjalan lurus ke timur sampai XT Square. Sampe depan bekas terminal itu, ambil kanan masuk ke jalan Pramuka. Terus sampe berhenti di parkiran Sekar Kedhaton Resto.

Nah, di sepanjang jalan tersebut saya nonton Avenger yang terbaru di Youtube. Tapi cuma trailler-nya. Tanpa putus-putus. Selesai nonton Avenger, saya lanjut nonton Battle of Surabaya. Di Youtube juga. Tanpa ada bulat putih muter-muter menyebalkan yang kita sebut buffering itu. Meski cuma nonton soundtracknya, saya puas banget. Puas banget sama jaringan Smartfren 4G LTE ini.

Memang, saya ngga full sepanjang jalan nonton Youtube. Sisanya, share gambar ke sosial media yang saya ampu. Meski di dalam bis yang berjalan, ritual uplod gambar tidak mengalami kendala. Lancar jaya. Seperti yang saya bilang diatas, seakan hanya pindah folder saja. Mak wuusss.

Coverage my Smartfren 4G LTE

Disini saya menemukan hal menyenangkan. Saya membuka situs opensignal.com. Setelah tampil gambar peta di situs tersebut, saya mencari peta jogja. Gambarnya seperti di bawah ini.

smartfren

Ini adalah penyebaran sinyal di Yogyakarta.

Gambar diatas adalah penyebaran sinyal di Yogya. Masih komplit. Ada 2G, 3G, dan 4G. Saya belum eliminasi satu-satu. Saya klik Overal. Biar filter dari terbanyak hingga tersedikit. Silakan liat sendiri hasilnya. Sayang ya, Smartfren hanya nomor 3. Kasian.

Setelah itu, cek gambar dibawah.

my smartfren

Penyebaran sinyal setelah 2G hilang.

Seperti yang terlihat, saya buang sinyal 2G. Urutannya tidak berubah, hanya berubah angka-angkanya saja. Smartfren juga masih di posisi 3. Poor you Smartfren.

Sekarang gambar ketiga. Cek di bawah ini.

my smartfren

Penyebaran sinyal 4G di Jogja

Seperti gambar diatas itulah yang terjadi jika saya hilangkan sinyal 3G dari peta penyebaran. Hanya muncul dua nama provider. Smartfren di posisi pertama dan bulet-bulet putih di posisi kedua. Tapi kok pating blenthong ga karuan gitu tho? Lantas bagaimana coverage Smartfren 4G LTE di Jogja? Lihat gambar di bawah.

 

my Smartfren

Ini dia penyebaran sinyal Smartfren 4G LTE di Jogja

Naah, itulah penyebaran sinyal Smartfren 4G LTE di Jogja. Mengungguli para kawan-kawannya yang berbisnis di jaringan. Mungkin setelah melihat peta diatas, teman-teman berpikir “ngapain pake Smartfren, lha tuh, tempatku ngga kena”

Saya juga kepikiran itu. Pertama kali. Tapi setelah sampe rumah dan mencoba. Hasilnya ternyata bagus. Lihat gambar diatas. Ada tanda X merah bukan. Kurang lebih, di sanalah rumah saya. Tidak ada coverage sinyal smartfren 4G LTE. Tapi silakan lihat gambar di bawah ini.

 

Caption dari hape saya. Di sekitaran rumah. Pagi hari.

Monggo. Boleh percaya. Tidak percaya pun juga boleh. Saya berada di jalan dekat rumah saat test di atas. Padahal di peta penyebaran 4G, rumah saya tidak termasuk yang kena 4G.

 

my smartfren andromax 4g lte

ini adalah screenshot saat tulisan ini dibuat. Joss tho?

Diatas adalah gambar dimana saya test jaringan saat artikel ini dibuat. Di dalam kamar, di dalam rumah. #yaiyalah. Pengen lihat ngga result seutuhnya selama perjalanan dari Hotel Hyatt Regency sampai Sekar Kedhaton Resto?

Cek gambar di bawah ini.

my smartfren 4g lte andromax

Hasil test kecepatan jaringan smartfren 4g lte

 

my smartfren 4g lte andromax

Hasil test smartfren 4G LTE dari Hyatt sampai Sekar Kedhaton.

 

Perhatikan jamnya. Jam 12an itu masih di Hyatt. Kemudian di dalam bis hingga Sekar Kedhaton dan sekitaran Kota Gedhe. Result yang jam 9 malam itu di rumah. Download paling kecil 2M. Uplod memang agak gimana gitu. Tapi segitu saya masih bisa unggah gambar di sosial media.

Inilah yang saya sebut mengubah peta layanan internet di dalam kepala saya. Sebelumnya, saya menikmati layanan internet dari provider lain dengan kecepatan downlod maksimal 3M. Buffering youtube berkali-kali. Unggah gambar harus dengan sabar. Intinya, sekarang saya menempatkan 4G LTE dari Smartfren ini di tangga teratas dalam daftar layanan internet yang pernah saya gunakan.

Bagaimana denganmu sob? Kalau saya, My Smartfren akan lebih lama di genggaman.

About the author

Menyukai tantangan meski bukan penantang Ku suka petualangan meski bukan petualang Ku juga suka menulis meski bukan penulis Aku juga suka menyukai