Kompromi dengan anak

Anak ngambeg di jalan gara² minta di beliin sesuatu tapi kita (orangtua) ga bawa uang cadangan? Atau ngambeg gara² ga mau pulang? Maunya maen mulu?? Pastinya kita sebagai orangtua bingung dan acap kali hanya emosi yang muncul pertama kali ketika mereka ga mau mengerti keadaaan. Ada tips untuk anda bagaimana menyikapi anak yang seperti itu.

  • Anda telah mengerti anak anda bukan. Bagaimana karakternya? Sebaiknya siapkan uang lebih untuk jaga². Meskipun anak anda bukan tipe anak yang seperti itu ada baiknya siapkan uang lebih.
  • Apabila masih tetap nuntut juga,pastikan tidak ada kekerasan dalam menyikapi mereka. Jongkoklah di hadapannya dan terangkan dengan lembut bahwa anda pasti akan membelikannya TAPI TIDAK SEKARANG.
  • Jangan sampai ada cubit atau jewer yang “mampir” di tubuh mereka, jangan pula memaki mereka. Karena biarpun masih kecil, mereka juga punya harga diri. Mereka juga bisa malu karena di permalukan.
  • Lakukan sejak dini. Hal ini terbukti pada anak saya. Ketika dia marah,engga mau pulang karena asik maen. Kami orang tuanya jongkok didepannya dan berkata dengan lembut “Kita pasti maen lagi,tapi tidak sekarang.Sekarang waktunya pulang.” Dia pun diam dan nurut di ajak pulang. Dan tidak menangis sampai dirumah. Usia anak saya saat cerita ini dibuat adalah 16 bulan.
  • Andai masih nuntut juga bahkan tangisnya di kerasin. Jangan emosi. Segera pulang dan berusahalah untuk mengalihkan perhatiannya. Dengan hal yang dibuat seakan menarik banget untuk di bahas.
  • Kunci utama penyelesaian masalah ini adalah ada pada DIRI anda  sendiri. Kalahkan emosi anda maka semua akan baik² saja.
  • Selamat bersabar

About the author

Menyukai tantangan meski bukan penantang Ku suka petualangan meski bukan petualang Ku juga suka menulis meski bukan penulis Aku juga suka menyukai