digibank dbsAdvertorial 

DBS Digibank, Era Baru Perbankan Tanpa Antri di Bank

Digital Banking adalah HARUS

Antri di bank yang lama dan membosankan, paper yang berlembar-lembar, serta lambatnya pelayanan akan membuat nasabah mudah berpaling. Iya ngga sob? Saya pernah kapok pada salah satu bank. Ini kisahnya.

antri di bank
ilustrasi antri. Common use

Bulan Juni lalu, saya harus mengunjungi salah satu kantor cabang bank terkemuka di Indonesia. Saudara ipar mengirimkan uang dari luar negeri untuk ayahnya.

Tidak seperti biasa, ia mengirim uang melalui sebuah layanan transfer dana internasional yang bisa diambil di bank yang saya bukan nasabah bank tersebut. Harapan saya sih, dana tersebut bisa dicairkan tanpa harus menjadi nasabah mereka. Penginnya gitu.

Dengan asumsi jam 09:00 adalah jam yang masih dalam kategori “pagi”, saya berangkat menuju kantor cabang bank tersebut. Hanya butuh 5 menit untuk sampai di sana, tapi lahan parkir sudah penuh dengan kendaraan. Motor saya hampir tidak menemukan tempat beristirahatnya. Penuh banget.

Sesampainya di lobi teller, antrian bank sudah sangat panjang. Saya mendapat nomor antri 3 digit, yaitu 146. Sementara nasabah yang dilayani baru sampai di nomor 40. Mantab kan.

Ruang lobi yang begitu besar terasa sangat sempit karena banyaknya nasabah yang datang. Jumlah teller yang ada juga banyak. Setidaknya itu terlihat dari angka yang terpasang di meja tempat teller bekerja. Tapi kalau dilihat dari jumlah person – yang terlihat oleh mata – tellernya hanya sepertiga dari angka yang terpasang itu.

Hal ini membuat nomor antrian yang saya pegang seakan menjadi sebuah perjalanan yang sangat panjang.

“Berapa lama Patrick?”
“Selamanya Spongebob”
“Selama lamanya?”
“Selama lama lamanya.”
“Selama lama lama lamanya?”

 

Waktu terasa begitu pelan. Saya melihat, wajah-wajah yang bosan dan kelelahan. Lelah menunggu. Untuk mengusir kebosanan, saya berdiri, melakukan peregangan otot lalu jalan-jalan kemudian duduk di tempat yang berbeda, kalau ada.

Hingga pukul 12:00 siang antrian yang dilayani baru sampai di angka 90. Saya memutuskan untuk pulang dan berniat mengambil transferan pada hari berikutnya. Namun nomor antrian tidak saya buang.

Sekira pukul 14.30, istri saya menyinggung perihal transferan ini. Ia ingin mencoba lagi mengingat jam tutup masih satu jam ke depan. Berangkatlah kami untuk yang kedua kalinya.

Ternyata antrian tunggu sudah berkurang jauh. Jumlah teller masih sama seperti sebelum kami memutuskan pulang. Untungnya, kami langsung bisa dilayani.

Dikatakan, layanan transfer dana internasional yang digunakan, benar bisa diambil di bank yang kami datangi ini. Syaratnya adalah harus menjadi nasabah bank tersebut. Saya langsung terbayang beberapa aturan yang kerap diterapkan untuk menjadi nasabah bank.

Mengisi paper yang banyak. Tanda tangan berlembar-lembar. Kartu identitas difoto kopi dan materai harus ada. Sementara setelah semua selesai dan saya resmi menjadi nasabah, mas teller berkata bahwa kami bisa mengambil uang tersebut di ATM.

“Ngga bisa lewat sini mas?”

“Tidak, mas. Lewat ATM”

What? Ngga efisien banget yak.

Kemudian kami tanya lagi. “kalau kiriman berikutnya dikirim via layanan yang sama, otomatis masuk atau proses seperti ini lagi?”

“Seperti ini lagi. Bedanya hanya di pembuatan akun nasabah baru. Ambil uangnya di ATM”

Ow tidak.

Antrinya itu lho, ngga nahan.

–oo–

Digibank by DBS

digibank dbs

Manusia semakin sibuk. Dunia berputar dengan cepat. Perkara waktu adalah masalah yang serius. Setiap menitnya sangat berharga. Sebisa mungkin, menghemat waktu adalah suatu hal yang harus dilakukan.

Bank DBS, salah satu bank ternama di ASIA meluncurkan aplikasi revolusioner yang akan mempermudah urusan perbankan dan memberikan pengalaman baru bagi penggunanya.

Mulai dari pembuatan akun nasabah, Digibank Registrasi mempermudah siapapun untuk membuka rekening di bank tersebut.

digibank registrasi

Sangat mudah untuk pembukaan akun rekening di bank DBS. Calon Nasabah hanya perlu instal Digibank APK. Lalu simply click tombol BUAT REKENING. Janjian ketemuan dengan agent DBS yang siap kopdar di manapun sesuai kehendak calon nasabah. Di kantor, saat makan siang, di mall, di sekolah, di rumah, agent bank DBS siap bertemu. Yang dibutuhkan untuk pembukaan akun adalah sidik jari, KTP dan koneksi internet. Itu saja.

Agent tersebut akan melakukan pemindaian kartu identitas dan sidik jari. Dalam waktu singkat, akun nasabah sudah siap digunakan. Nasabah bisa menggunakan akun tersebut untuk urusan perbankan melalui aplikasi tersebut, Digibank by DBS.

Aplikasi Digibank ini bisa ditemukan dan didownload di Play Store dan App Store. Selain fungsi dasar dari aplikasi finansial berupa Cek Mutasi dan Transfer Dana, DBS Digibank memiliki fungsi dan keuntungan yang lain.

Ada yang namanya Digibank Promo. Awal pembukaan rekening, nasabah langsung mendapat free Rp 50.000.

digibank promo

Selama masa promo, jika nasabah ingin Top Up saldo Gopay, maka ia akan mendapatkan bonus 25% dari nominal saldo yang dimasukkan. Misalnya mengisi Rp 200.000, maka Digibank akan memberikan Rp 50.000 ekstra. Sehingga GoPay nasabah akan terisi Rp 250.000. Untung banget ngga?

digibank promo

Tidak hanya itu. Free top up 25% juga berlaku untuk E-Money yang lain. Top Up MTix  sebesar Rp 200.000 maka akan mendapatkan free Rp 50.000. Top Up TCash Rp 100.000 maka akan mendapatkan free Rp 25.000.

digibank promo

Silakan Klik di sini untuk lihat promo yang lain.

Keuntungan  berikutnya adalah Free Transfer Fee. Gratis biaya transfer ke semua rekening. Jika bank lain mematok biaya kurang lebih Rp 6500 setiap melakukan transfer, maka DBS melalui aplikasi Digibank tidak memungut biaya transfer. Meskipun dilakukan berkali-kali dalam satu hari, tetap gratis dan tidak ada limit transfer. Bukankah hal ini berita yang menggembirakan.

Pengaktifan akun melalui agen juga mendapatkan kartu ATM. Good news-nya adalah nasabah bisa menikmati gratis tarik tunai di semua ATM, meskipun beda bank. Nyaman ambil di ATM mana saja, kapan saja tanpa tambahan biaya.

“Lantas jika nasabah lupa password di aplikasi DBS Digibank bagaimana? Apakah harus datang dan antri di kantor cabang?”

Tidak. Lupakan masalah antri dan paper yang berlapis-lapis. Melalui aplikasi tersebut nasabah bisa mereset password seperti yang diinginkan. Ada feature live chat yang siap memandu.

Untuk nasabah yang gemar melakukan perjalanan lintas negara, DBS Digibank Indonesia ini juga memiliki konektifitas dengan Singapura. Bisa digunakan sebagai alat pembayaran di merchant-merchant di Singapura adalah salah satu nilai lebih dari akun ini.

Point lebih berikutnya adalah fitur Spend Tracker yang sangat bermanfaat bagi nasabah. Fitur ini menggunakan teknologi terbaru yang bernama Artificial Intellegence atau yang kerap disebut dengan istilah AI.

kecerdasan buatan
Ilustrasi Artificial Intellegence. pixabay. common use

Pada praktiknya, AI atau Artificial Intellegence sudah jamak digunakan pada ponsel-ponsel terbaru. Salah satu di antaranya adalah untuk mengenali kebiasaan pengaturan kamera saat berfoto selfie. Sehingga AI dapat memberikan hasil maksimal tanpa perlu setting ulang setiap pengambilan gambar. Hal ini tentu sangat membantu dan memberikan efisiensi waktu bagi para penggunanya.

Pada aplikasi Digibank, dengan menggunakan teknologi yang sama, kecerdasan buatan ini akan mengenali semua kebiasaan yang dilakukan nasabah. Hal itu membuat aplikasi tahu uang nasabah digunakan untuk apa saja. Dengan demikian, fitur Spend Tracker bisa dimanfaatkan nasabah untuk membantu mengelola keuangan secara bijak. Sekian juta untuk ini, sekian juta untuk itu. Apabila berlebihan maka akan ada pemberitahuan.

Aplikasi ini terasa cocok sekali dengan saya. Selain adanya fitur Spend Tracker yang dapat membantu mengelola finansial dengan baik, Digibank by DBS juga mempersingkat urusan perbankan. Tanpa antri berlama-lama yang membosankan dan tanpa menghabiskan waktu yang sangat berharga.

Info PENTING

Digibank DBS apk : Download Digibank by DBS apk

Digibank Customer Care : 1500 327 / +6221 298 52800

 

 

 

Related posts

2 Thoughts to “DBS Digibank, Era Baru Perbankan Tanpa Antri di Bank”

  1. Wah, pernah juga tuh pengalaman kayak gitu. Cuma mau ganti nomor telepon aja, ngantre di bank sampai seharian. sungguh melelahkan.

    1. Nah.
      Capek kan. Cuman mau ganti nomor telepon lho.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

%d bloggers like this: