Bingung Cara Memilih Pasangan Hidup?

Kapan merit?

Aaaah, itu pertanyaan yang sangat menusuk. Menghujam tajam ke relung hati. Pasti pertanyaan itu menjadi momok yang menakutkan. Terutama bagi mereka yang masih melajang hingga kepala tiga. Janganlah kepala tiga, usia dua puluhan tapi belum ada gandengan saja pasti merasa hal yang sama. Sampai-sampai memainkan game jodoh.

Memilih pasangan hidup yang tepat memang menjadi kendala tersendiri. “Engga gampang” kalau kata orang. Ada yang langsung cocok, ada yang butuh berkali-kali menjalin hubungan, ada yang kenalan aja keringetan. Saya tidak membagikan doa mencari jodoh lho, melainkan sekedar memberi ide pencarian jodoh.

Lewat postingan ini, saya pengin sharing perihal memilih pasangan hidup. Tepatnya salah satu cara memilih pasangan hidup. Melalui pengamatan sederhana yang bermula dari ungkapan hati seorang istri. Istrinya tetangga, maksudnya gitu.

Ungkapan hati itu kurang lebih berbunyi seperti ini “Huh, kerjaannya suamiku mancing mulu. Ngga pernah ngurusin rumah”. Ada juga sebuah gambar yang bertuliskan “….. penting turing”. Penggalan kalimat terakhir mungkin ada yang ngerti maksudnya? Sengaja saya potong karena khawatir menyinggung salah satu komunitas motor di Indonesia.

Dua contoh diatas – meski yang satu hanya penggalan – mengungkapkan tentang level keharmonisan rumah tangga. Dua contoh itu menunjukkan keterkaitan hobi dengan harmonisisasi keluarga. Sory, #efek Vicky Prasetyo nih. Kita akan mengulasnya lebih dalam di tulisan ini.
#Pencitraan #bukanmastah

Pernah ngga temen-temen mendengar seperti ini “Pilih Dota atau aku” atau “Pilih PB atau aku?”

Pernah? Jika pernah, saya sangat yakin pacar kamu bukan gamers. Karena jika pacar kamu seorang Gamers, maka dia tidak akan berucap seperti itu. Malah mungkin ia akan bekata “Kapan kita Clan War?. Dah lama ngga Clan War nih” atau “Aku ngga suka sama cowok yang leave. Ngga jentel.”

Buat kamu yang suka mancing atau turing, ya cari pacar yang suka mancing atau turing juga. Biar klop gitu. Sabtu malam, mancing. Paginya turing. Ngga ada lagi “bojo muring, tinggal turing“.

Kamu Blogger? Internet Marketing (IM) yang sehari-harinya melototin laptop atau layar bebe? Wah, itu bakalan jadi perkara pelik jika ngga disiasati dengan tepat. Kerjaan IM atau Blogger memang lebih banyak di depan leptop. Bisa jadi pacar kamu atau calon mertua kamu berkata dalam hati “kok pacarku/pacar anakku, kerjaannya cuma mantengin komputer aja ya. Bisa engga ya ngasih makan aku/anakku”. Padahal #MerekaMahGituOrangnya.

Karena itu, cari jodoh yang ngerti kerjaan Blogger dan IM. Nyari yang ngertiin hobi dan passionmu. Jangan sampai pasangan hidupmu berkata “keybord aja yang dielus, kapan aku dielus-elus”.

Jadi gitu teman.

Diharapkan dengan ini, teman-teman sudah dapat sedikit memetakan. Mau nyari pasangan hidup dimana. Kalau suka yang gamers, ya coba masuk ke komunitas gamers. Kalau suka cosplay, gabung ke komunitas cosplay. Nanti pastinya ketemu dengan lawan jenis yang berpassion sama. Dengan begitu mengurangi kemungkinan berantem gara-gara ngabisin duit buat bikin kostum. :v

Terlebih bagi blogger, jika hal ini diterapkan maka akan semakin memperat hubungan keduanya. Misal, keduanya sepakat membuat aturan “tidak boleh makan sebelum 10 postingan dalam sehari”. Maka mereka akan berupaya untuk memenuhi target agar dibolehkan untuk makan. Blog meningkat pesat dan kerja sama dalam keluarga sangat bagus. Dan sepertinya akan lebih seru jika tantangannya ditingkatkan, “tidak ada ML sebelum PO”. Hahahaha. Yang PO sebulan sekali, gigit jari. Apalagi yang kena banned mbah gugel.

Hati-hati, jangan sampai istrimu membaca tulisan ini. :v :v :v :v

About the author

Menyukai tantangan meski bukan penantang Ku suka petualangan meski bukan petualang Ku juga suka menulis meski bukan penulis Aku juga suka menyukai