Cara Memilih Gitar Akustik Terbaik beserta Harga dan Spesifikasinya

Cara Memilih Gitar Akustik

Akhirnya saya menulis sesuatu yang menjadi kesukaan saya, Gitar. Sebuah alat musik yang ketika memainkannya, saya bisa tertidur pulas. Beneran sob, gitar bisa menjadi terapi ketika saya susah tidur. Tapi itu tergantung dengan genre musik yang dimainkan sih. Kadang saya merasa, “dengan gitar bagus kok saya jadi bisa bagus ya mainnya?”. Pertanyaannya, “Cara memilih gitar akustik yang bagus tuh gimana ya?”

Gitar akustik atau yang kerap disebut sebagai gitar bolong atau mungkin kamu menyebutnya gitar biasa, sebenarnya ada beberapa macam. Ada gitar akustik dan gitar akustik elektrik. Untuk gitar akustik elektrik ini adalah gitar akustik yang sudah ditambah dengan rangkaian elektronika yang memungkinkan kamu menghubungkan gitar tersebut ke pengeras suara. Sedangkan gitar akustik hanyalah sebuah gitar tanpa alat elektronik dan membutuhkan mic jika ingin dihubungkan ke sound ampli atau semacamnya.

Sebelum main gitar akustik tentu saja kita perlu belajar gitar akustik lebih dulu. Tapi sebelum belajar gitar, seyogyanya punya gitar lebih dulu. Masalahnya adalah, cara memilih gitar akustik yang bagus itu gimana? secara kita ngga tahu yang bagus atau engga itu gimana. Mungkin seperti itu yang ada dalam benak semua orang.

Kita akan membahasnya, sebatas pengalaman yang saya miliki satu persatu. Namun sebelumnya, kita perlu mengetahui nama-nama bagian dari gitar itu sendiri. Perhatikan gambar di bawah ini.

Cara Memilih Gitar Akustik

Ada banyak istilah atau nama bagian dari gitar yang tertulis pada gambar di atas. Memusingkan bukan? Tapi, tidak perlu dihafal semuanya. Kita cukup memperhatikan bagian penting yang akan kita bahas saja. Ingat-ingat nama ini dan letaknya : Body, Neck, Fret, Tuning Key, Bridge, Sound Hole, Fretboard.

Cara memilih gitar akustik yang gampang tuh begini 

Kamu harus bersiap untuk menjadi seorang QC (Quality Control) untuk bisa memilih gitar akustik. Karena itulah, membeli gitar harus dalam waktu yang benar-benar luang.

Jenis Gitar Akustik

Sebelum merembet kemana-mana, sebelum memilih gitar, pastikan kamu tahu gitar apa yang kamu butuhkan. Caranya dengan mengetahui passion kamu dalam bermusik. Jika kamu sukanya musik klasik, maka gitar akustik senar nylon adalah pilihan terbaik. Tapi jika kamu lebih suka musik-musik pop maka gitar akustik senar kawat adalah pilihan cocok.

Biasanya gitar akustik senar nylon memiliki neck yang lebih besar sedangkan gitar akustik senar kawat memiliki neck yang lebih kecil. Kemudian body gitar akustik senar nylon memiliki model yang kekunoan sedangkan yang gitar senar kawat, bodynya lebih ngepop.

Saya sendiri lebih memilih gitar akustik senar nylon, meski tidak bagus bermain gitar tapi saya suka sekali dengan fingerstyle dan musik klasik macam Mozart dan sebagainya.

Sudah nemu pilihanmu?

BODY

Dikatakan bahwa bahan body dari kayu Rosewood dan Mahogany adalah yang terbaik. Saya tidak menyangkal namun juga tidak menyetujui itu karena saya tidak tahu. Bahkan saya tidak pernah bertanya dari bahan apa body gitar yang akan saya beli. Tapi ada satu persamaan dari semua bahan gitar apapun yang akan digunakan untuk membuat gitar. Persamaan tersebut adalah Kayunya Harus Kering.

Kenapa harus kering? agar suaranya nyaring. Agar gitarnya awet. Agar gitarnya ngga gampang lapuk. Agar ngga gampang jamuran. Betul bukan? Jadi fokus kita seharusnya bukan pada jenis kayunya, melainkan pada tingkat kekeringan bahan gitar tersebut. Apapun jenis kayunya, Harus Kering.

Cobalah merogoh bagian dalam gitar melalui lubang suara (Sound Hole). Cukup jari saja yang masuk, tidak perlu sampai lengan. Gunakan ujung jari untuk merasakan keringnya. Cobalah merasakan. Sulit? memang. Tapi cobalah merasakan basahnya. Jika kurang yakin, gunakan kuku kamu. Korek-korek dengan kukumu. Rasakan keringnya.

Cukup pada bagian itu Jangan terlalu senang memasukkan jarimu di dalam sound hole, gitar tidak akan orgasme meski kamu gituin. Sekarang picingkan matamu untuk menyusuri seluruh bagian body gitar. Cari dan temukan retak atau renggang pada sambungan badan gitar. Kerenggangan biasanya ada pada pinggir gitar, tepian-tepian gitar itu. Amati dengan seksama. Jika tidak ada, Lanjut cara memilih gitar akustik berikutnya : NECK

Neck

Dikatakan Neck gitar harus solid. Kalau ini tentu saja saya setuju. Bagaimana ia akan jadi penyangga yang kuat jika tidak solid. Tapi bagaimana kita tahu dia solid atau tidak? Kan ngga mungkin menggergaji buat lihat solid tidaknya.

Perhatikan semua permukaan neck. Tajamkan matamu untuk mencari DEMPULAN. Tukang kayu kerap menambal lubang dengan dempul. Bukan bermaksud mencurigai lho ya. Tapi ini penting untuk menjamin kualitas gitar yang bagus. Jika penampakan dempulan, coba ganti gitar yang lain.

Setelah dinyatakan ngga ada dempulan, cek lurus tidaknya Neck gitar. Patokannya bagaimana?

Neck gitar harus lurus dengan body gitar, bukan? Maka gunakan pinggiran body gitar sebagai patokan garis lurus. Jika neck agak melengkung, meski sedikit, ganti gitar. Ok. Next.

Masih berkutat di Neck gitar. Sekarang kita cek : Ketinggian Senar.

Pernah mengeluh, “gitar kamu kok keras banget sob?”
Hal tersebut terjadi karena ketinggian senar terlalu tinggi sehingga jari perlu menekan lebih keras untuk nada yang lebih bagus. Biasanya ini terkait dengan BRIDGE. Pada bridge, ada bagian yang bernama Seddle. Biasanya berwarna putih gading. Nah, dua part yang saling terkait inilah yang menjadi biangnya. Keduanya bisa saja ketinggian, atau hanya Seddle saja yang ketinggian. Jika hanya Seddle saja yang bermasalah, mungkin kamu bisa menggantinya, jika kreatif dan sempat waktunya. Tapi jika Bridge yang bermasalah, wassalam. Masa harus bongkar body gitar untuk ganti. Pilih ganti gitar deh.

Cara cek ketinggian gitar adalah dengan cara memangku gitar tersebut dan kemudian perhatikan ketinggian senar gitar dibanding permukaan Fretboard. Jika tinggi banget, dijamin jari kamu bisa kekar berotot mainin tuh gitar. Pilih gitar yang memiliki ketinggian senar rendah, karena lebih empuk jika dimainkan.

Perkara mau pilih neck yang besar atau kecil itu kaitannya dengan genggaman tangan. Tapi jika kamu memilih gitar akustik dengan senar nylon, maka neck besar lebih nyaman.

Next

Fret

Cara Memilih Gitar Akustik

Fret adalah logam tipis panjang yang dipasangkan di fretboard atau neck. Dengan menggunakan fret, kita bisa mudah memilih nada. Berbeda dengan alat musik yang tidak memiliki fret pada necknya. Bagi orang awam seperti saya, neck tanpa fret sungguh memusingkan.

Fret tidak boleh lebih tinggi dari fret sebelumnya. Maksudnya begini, fret nomor 5 tidak boleh lebih tinggi dari fret nomor 4. Jika lebih tinggi, maka ketika jari menekan senar di fret 4, nada yang keluar adalah nada di fret 5. Itu jika nadanya keluar. Jika nadanya tidak keluar maka suara jeleklah yang muncul.

Cara cek fret gitar yang mudah adalah dengan menekan satu persatu dari ujung ke ujung. Jika chord kamu sudah mantap, bisa sekalian ngechord. Sekedar saran, tidak perlu pakai chord. Tapi tekan bersamaan semua senar di fret 1 menggunakan jari telunjuk kemudian petik senarnya. Satu persatu. Dengar dan cari nada yang aneh atau fals. Ulangi di fret 2 hingga semua fret sudah dicoba.

Next cara memilih gitar akustik :

Tuning Key

Jika sudah sampai pada bagian ini, maka urusan body dan Neck harusnya sudah selesai. Tuning key adalah bagian gitar yang digunakan untuk mengencangkan senar. Dengan demikian, tuning key yang buruk adalah tuning key yang tidak bisa digunakan untuk mengencangkan senar. Apabila dipaksa untuk digunakan, maka senar akan kembali renggang.

Tuning key yang baik adalah tuning yang ringan diputar namun tidak longgar sehingga senar tidak kembali renggang.

Next

Suara yang jernih

Nah, Kita sampai pada bagian yang paling sulit dari cara memilih gitar akustik. Pilihlah gitar akustik yang suaranya jernih. Nah, kan sulit.

Kenapa bisa sulit? karena tidak bisa dituliskan “suara yang jernih” itu bagaimana. Kamu sebagai pencari gitar akustiklah yang menentukan sendiri suara yang jernih itu seperti apa. Gunakan perasaan kamu untuk merasakan suara gitar yang kamu inginkan. Jangan digenjreng terlalu kuat. Mainkan satu persatu saja. Mulai dari senar 6 turun perlahan hingga senar 1. Rasakan suaranya. Mungkin saran paling mendekati adalah “rasakan, suaranya enak atau engga?”

Overall

Saat memilih gitar akustik yang kamu inginkan, tidak perlu malu untuk mencoba gitar. Memilih gitar bukanlah ajang unjuk gigi skill bermain gitar. Memilih gitar adalah saat yang krusial untuk menentukan mana gitar akustik terbaik yang cocok dan tepat untuk kita. Jika diperlukan untuk memetik satu nada pada satu senar, ya petik saja. Jangan malu dan berpikir “ah ketahuan deh skill gitarku cuma segini”.

Saran cara memilih gitar akustik

Sekedar saran sob, bukan promosi inih.

Memilih gitar akustik yang bagus memang butuh waktu yang tidak sebentar. Apalagi memilih suara yang jernih adalah perkara feeling. Sangat sulit bagi mereka yang belum terbiasa. Maka dari itu pilihlah merek yang sudah terkenal. Karena merek terkenal memiliki jaminan nama besar. Mana mungkin mereka mempertaruhkan nama besar mereka dengan memproduksi gitar yang buruk.

Yamaha adalah salah satunya. Saya sendiri juga menggunakan produk Yamaha untuk gitar akustik. Seri yang saya miliki adalah G-435. Dari kecil saya sudah dekat dengan produk musik besutan Yamaha. Ada gitar, keyboard dan drum buatan Yamaha. Namun saya lebih cenderung ke Gitar meski sempat bermain Drum juga. Saya merasakan gitar akustik Yamaha lebih baik ketimbang produsen sejenis.

Dari segi harga, harga gitar akustik Yamaha memang lebih tinggi dari pada gitar akustik merek lain. Tapi menurut saya, harganya sebanding dengan kualitasnya.

cara memilih gitar akustik

Gitar Klasik Yamaha C315

Harga gitar akustik Yamaha C315 ini dibanderol sekitar 700an ribu. Tentu saja ada yang lebih murah. Tapi kualitasnya akan lebih baik gitar ini. Segera klik BELI jika berminat.

cara memilih gitar akustik

gitar akustik Yamaha CX-40

Gambar diatas adalah penampakan Gitar akustik Yamaha CX-40. Gitar akustik ini sudah ditambah rangkaian elektronika yang bisa menghubungkan gitar dan penguat suara.

Spesifikasi gitar akustik Yamaha CX-40 :

  • Material Spruce, Indonesia Mahogany, Nato, Java Rosewood
  • Pickup CP200 Mono 1 Way
  • Senar Nilon
  • Stok Terbatas

Tertarik? silakan klik BELI untuk menghubungi penjual.

cara memilih gitar akustik

Gitar akustik Yamaha F310

Gitar akustik Yamaha F310.

Yamaha seri F-310 adalah gitar folk yang mereprentasi semua yang diharapkan dari sebuah produk instrumen musik bermerk dunia yang sudah terkenal, Yamaha. Bahan Spruce pada top, kayu mahogani pada bagian depan dan belakang, dan fingerboard rosewood menjadikan gitar folk ini sebuah gitar yang sangat hebat. F-130 cocok untuk Anda para pemula sampai yang sudah professional sekalipun.

Kamu tertarik? Klik BELI untuk menghubungi penjualnya.

 

About the author

Menyukai tantangan meski bukan penantang Ku suka petualangan meski bukan petualang Ku juga suka menulis meski bukan penulis Aku juga suka menyukai