Tips Menikmati Arus Mudik Agar Asik Bersama Si Kecil

Mudik yok Mudik

Arus mudik sudah mulai menggeliat. Mungkin sebentar lagi akan mencapai puncaknya. Kami ucapkan selamat berangkat mudik bagi yang sudah dalam perjalanan. Hati-hati di jalan. Semoga selamat sampai tujuan.

Tapi untuk yang belum berangkat dan sedang mencari tips menikmati arus mudik agar asik bersama anak, semoga tulisan ini bisa membantu walau sedikit.

Tips kami. mohon maaf, kurang berlaku bagi kamu yang mudik menggunakan sepeda motor. Karena kami tidak mendukung mudik menggunakan sepeda motor dengan membawa anak. Beda hal jika yang mudik menggunakan motor adalah orang dewasa saja. Silakan, tapi si anak tetap menggunakan kereta, mobil atau bus. Caranya?

Jika si Ayah ingin mudik menggunakan sepeda motor, monggo saja. Hanya saja, Ibu dan anak disarankan menggunakan mobil, bus atau kereta. Karena mudik bukan hal yang sederhana. Jutaan orang melakukan hal yang sama. Dapat dibayangkan padatnya lalu lintas di jalanan. Tidak hanya panas dan hujan saja. Faktor kelelahan, ngantuk bisa memicu terjadinya kecelakaan. Belum lagi faktor kecerobohan orang lain.

arus mudik bersama anak

Mungkin benar, yang capek adalah pengemudinya. Tapi duduk diam di jok belakang berjam-jam juga melelahkan. Sedangkan tidur di atas motor yang berjalan sangat berbahaya. Jadi, kami tidak menyarankan untuk mudik menggunakan sepeda motor terlebih bersama anak-anak. Sangat rawan, terutama untuk si Kecil.

Baiklah. Kita langsung menuju tips mudik asik bersama anak.

  1. Pastikan kamu bawa mainan kesayangan dia. Orang dewasa saja akan merasa bosan berjam-jam di dalam mobil atau bus atau kereta. Biasanya, orang dewasa akan melakukan apa untuk mengusir kebosanan tersebut? Yup. Mereka akan mengambil ponsel mereka dan membuka akun sosial media untuk mengusir virus bosan. Itulah mainan orang dewasa. Maka, bawa mainan kesayangan si kecil. Bawa mainan-mainan yang biasa dia mainkan untuk menemani perjalanan mudiknya. DIa suka boneka? suka mobil-mobilan? Jangan sampai ketinggalan lho benda keramat itu.
  2. Pastikan kamu bawa makanan favoritnya. Analoginya masih menggunakan orang dewasa sebagai patokan. Kalau bosen kamu juga ngemil tho? nah, si kecil juga demikian. Bawa cemilan atau makanan yang menjadi makfav dia. Jangan lupa bawa juga minfav dia. Minfav itu artinya minuman favorit. Hahaha, jadi inget jaman SD, suka ngisi diary temen dengan makfav minfav. :v
  3. Bawa video atau film kesukaan si kecil. Dulu anak saya suka banget film di Youtube berjudul TUTITU dan TAYO the Little Bus. Silakan cari di sana. Nah, video itu manjur untuk membuat anak saya anteng selama perjalanan naik kereta. Dengan mengetahui video favorit anak, maka kita menjadi punya amunisi untuk membuatnya tidak gampang rewel selama perjalanan. Vidfav (video favorit) anak kamu apa?

  4. Bawa juga musik kesukaan si kecil. Masih dengan pengalaman perjalanan panjang bersama anak saya. Saat itu dia menyukai lagu anak-anak semacam Sapu Tangan, Naik Odong-Odong. dan lain sebagainya. Memutarkan lagu kesukaan mereka akan menjadi satu tiket menuju kemenangan.

  5. Bawa obat-obatan untuk mereka. Ini penting lho. Bawa minyak kayu putih, minyak telon, sirup anti masuk angin anak, Bedak biang keringat. Tentunya sebagai orang tua, kamu tahu kebutuhan obat untuk si kecil kan? Bawa demi perjalanan dia yang menyenangkan.
  6. Kenakan baju favorit dia. Ini terkadang nampak sepele. Mengenakan baju favoritnya, akan meningkatkan kepercayaan diri si kecil. Hal ini akan berkaitan dengan kenyamanan dirinya selama perjalanan. Jangan lupa itu. Kalau dia suka mengenakan jam, pakaikan jam kesukaannya. Kalau suka topi, jangan sampai lupa topinya. Kalau dia suka sepatu barunya, kenakan saja. Tidak perlu menunggu hari raya untuk mengenakannya. Every Day is Special Day. #biarNggaRewelSihSebenarnya
  7. Beri ruang lebih. Biarkan bereksplorasi. Berada di dalam mobil berlama-lama tuh membosankan, bukan? Tentu dia kadang ingin pindah duduk di depan, kadang ingin pindah ke belakang. Ijinkan saja. Yang perlu dilakukan adalah sopir menjaga kestabilan kendaraan dan orang dewasa lain menjaganya agar tetap aman selama perpindahan. Setelah sampai di kursi tujuan, jangan lupa pakaikan sabuk pengaman.
  8. Jangan terlalu sering ditegur. Si kecil kan belum tahu. Jadi awasi saja dan jaga baik-baik. Jika ia ingin berdiri di kursi kereta untuk melihat keluar melalui jendela, beri kesempatan. Kalau ingin selonjoran di kursi tengah mobil, relakan saja. Kalau dia nangis justru seisi mobil ngga bisa istirahat kan? Malah jadi bad mood kan?

Intinya adalah kita sebagai orang dewasa menjaga mood si kecil agar nyaman selama perjalanan arus mudik menuju kota tujuan. Perhatikan ritme perjalanan. Jika disepakati setiap 2 (dua) jam berhenti, maka berhentilah jika sudah berjalan dua jam. Hal tersebut bagus untuk semuanya. Baik pengemudi maupun penumpangnya, juga kendaraannya. Untuk yang menggunakan kereta jelas ngga bisa menggunakan ritme dua jam tadi. Sebagai gantinya, bisa menggunakan sistem gantian tidur. Ayah menjaga anak, ibunya tidur dulu. Kemudian bergantian setelah beberapa jam.

Oke, sekian tips menikmati arus mudik agar asik bersama si kecil. Semoga bisa membantu.

About the author

Menyukai tantangan meski bukan penantang Ku suka petualangan meski bukan petualang Ku juga suka menulis meski bukan penulis Aku juga suka menyukai