Anak hanya Copy Paste

Coba lihat sekeliling. Buka mata. Dan selami apa yang tengah terjadi di sekitar kita saat ini. Banyak berita yang menampilkan kejahatan dengan pelaku di bawah umur, pelecehan seksual terhadap anak-anak dengan pelaku anak-anak juga, Narkoba ditemukan dalam tas anak sekolahan, hingga pembunuhan yang dilakukan anak SMU. Tidakkah itu membuat kita ber tanda tanya??. What the hell is goin’ on here??

Sering kali kita mengeluhkan kondisi mental anak sekarang. Ada yang bilang, “Ya ampuun, ga punya sopon santun apa??”.. “masi kecil aja suka malak, gimana gedenya ntar” ..”Buset tuh anak, abis berapa batang ya rokoknya sehari?”, dan mungkin lebih banyak lagi yang bisa kita keluhkan setelah memperhatikan dengan seksama.

Kira-kira apa yang bisa kamu katakan ngeliat foto diatas. Emang tuh foto ga update banget. Tapi udah cukup menggambarkan perilaku anak sekarang.

Lihat juga foto di bawah.

Cukup ya gambarnya. Masih banyak sih tapi ntar jadi panjang banget halamannya.

Anak-anak hanya copy paste. Mereka nge-rekam apa yang mereka lihat. Terus di praktekin karena penasaran. Karena suka, di ulang-ulang. Jadinya kebiasaan. Trus secara ga sadar “Virus” itu mereka sebar ke sesamanya. Jadilah generasi yang bisa di bilang “Generasi Ancur”.

Ups..Trus kita nyalahin mereka gitu????????

Anak-anak hanya copy paste. Itu kuncinya. Kalo mereka kita sebut “Generasi Ancur” mereka brati ngopy “Generasi Ancur” sebelum mereka kan. Berarti Kita dong. Coba instropeksi diri. Semua kata-kata kalian, perbuatan kalian, tontonan kalian, bacaan kalian. Sudah pasti di lihat mereka dan ditiru mereka.

Ditambah lagi mudahnya mereka meng-akses informasi dari berbagai media. Misal saja Televisi. Banyak acara yang ga bermutu, banyak acara yang di tayangin pas jam sekolah, banyak acara yag nampilin adegan dewasa. Itu baru dari Televisi.

Hape?? waaa, ini dia. Lebih aman nyimpen film bokep di hape daripada nyimpen vcd porno di bawah kasur, dah ga kayak dulu. Tinggal di hidden aja tuh file atau pakai aplikasi ke tiga buat nge-Lock foldernya trus pasang password ama tampang bloon pas di tanya passwordnya. Ortu yang notebene gaptek dan guru ga bakal tahu. Aman deh. Artinya, kecanggihan teknologi saat ini disalah gunakan untuk hal-hal yang  kurang tepat. Dan secara tidak langsung (atau bahkan emang disengaja) untuk membuat bodoh generasi kita.

Pasang mata dan hati kalian. Jangan sampai kebodohan ini di wariskan.

About the author

Menyukai tantangan meski bukan penantang Ku suka petualangan meski bukan petualang Ku juga suka menulis meski bukan penulis Aku juga suka menyukai